![]() | Inilah saloon premium Jerman dengan citarasa lokal. Sepertinya pengaruh dari kenaikan Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) hingga 125 persen untuk mobil dengan kapasitas mesin di atas 3,0 liter membuat banyak produsen mobil mewah memutar strategi penjualan tidak terkena PPnBM tersebut. |
Design
Berbicara mengenai Mercedes-Benz S-Class tentu langsung terbayang sebuah mobil mewah kelas atas. Keluarga 'Sonderklasse' ini memang memiliki arti 'kelas istimewa'. Dalam istilah otomotif, hal ini mengacu pada jenis mobil yang dilengkapi fitur mewah dan premium. S400 L Exclusive ini pun demikian, desainnya mengacu pada mobil elegan yang sarat akan kemewahan namun juga kental dengan aura sporty. Sementara material di balik badannya terbuat dari paduan baja dengan aluminium.

Buritan S400 L Exclusive ini juga tampil modern dengan penggunaan lampu belakang berteknologi LED dengan fitur serat karbon. Dua pasang knalpot berbentuk trapezoid yang menyatu dengan bumper memberikan kesan sporty. Huruf L di akhir nama S400 menandakan mobil ini memiliki wheelbase ekstra panjang. Dimensinya 21 mm lebih panjang, 29 mm lebih lebar dan 11 mm lebih tinggi dibanding generasi S-Class sebelumnya. Hasilnya mobil ini memiliki ruang kabin yang lapang.
Sebagai sebuah saloon premium tentunya S 400 L Exclusive ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang mampu membantu kinerja pengemudi dengan maksimal. Sebut saja Crosswind Assist yang mampu mencegah mobil tergelincir saat terkena angin samping yang kencang, Active Parking Assist yang berfungsi untuk membantu saat parkir, kantung udara dengan multi-stage activation logic yang tersedia di pengemudi dan penumpang berikut dengan airbag samping plus airbag jendela dan lutut, termasuk airbag bagi penumpang belakang.
Interior
Aura mewah terpancar kuat begitu memasuki kabinnya. Sebagai sebuah saloon premium, kesempurnaan S-Class tersaji dengan lengkap di dalam kabinnya. Material pembungkus didominasi oleh bahan kulit dengan aksen kayu pada dashboard, lingkar kemudi dan trim. Sementara tampilan speedometer digital yang menyatu dengan layar Multi Information Display (MID) guna memberikan informasi seputar kondisi mobil dan juga konsumsi bahan bakar semakin menambah ekslusifitasnya.

Jok berlapis kulit adalah hal yang wajib di S-Class ini dengan fungsi penghangat dan juga jok multi-contour yang dilengkapi dengan inflatable air chambers untuk menyesuaikan posisi duduk paling nyaman. Semua pengaturan kursi pun dapat dilakukan secara elektronik dengan memori penyimpanan. Tak luput fitur kursi pijat juga tersedia di belakang, yang dapat dioperasikan menggunakan remote terpisah. Sayangnya pada mobil tes kami ini pihak MBI tidak menyertakan remote untuk pengaturan kursi pijat, sehingga kami tidak bisa merasakan langsung sensasi pijatan S400 L ini.
Interior mobil semakin lengkap dengan empat pilihan wewangian kabin yang disebut AIR-BALANCE. Ditambah suspensi udara AIRMATIC untuk meredam goncangan secara otomatis membuat duduk di belakang terasa sangat nyaman. Sebagai pelengkap mobil ini pun sudah dilengkapi panorama sliding sunroof yang juga dioperasikan secara elektrik.
Kabin belakang juga cukup ideal dijadikan ruang kerja berjalan. Ada soket 230 V untuk mengisi daya laptop atau smartphone dan pelindung sinar matahari di jendela guna mendapatkan privasi lebih. Yang paling menyenangkan dari S 400 L Exclusive ini adalah fitur hiburannya. Sebagai mobil premium sudah sepantasnya Mercedes-Benz memberikan paket hiburan yang lengkap. Mulai dari layar monitor berukuran besar yaitu 12,3 inci beresolusi tinggi di tengah dashboard yang dapat diakses melalui COMAND Online dengan layar sentuh. Layar ini terintegrasi dengan fitur navigasi 3 dimensi, audio, video, TV tuner, layanan internet hingga kamera parkir.
Bagi penumpang belakang, disediakan dua layar monitor berukuran 10 inci dengan headphone wireless. Lagi-lagi karena MBI tidak menyediakan remote sehingga kami pun tidak bisa menikmati fitur hiburan bagi penumpang belakang. Padahal sistem audio surround system lansiran Burmester siap memanjakan telinga. Selain itu, di belakang juga terdapat dua USB port dan koneksi AUX-In untuk integrasi MP3 player, USB sticks, game console atau iPod dan iPad.

Berbeda dengan S 400 L CBU, bagasi belakang S 400 L Exclusive terlihat lebih luas karena tidak dilengkapi cool box (lemari pendingin). Total volume angkut bagasi kini bisa mencapai 65 liter sehingga bagi Anda yang hobi bermain golf di akhir pekan bisa mengakomodir segala macam peralatan bermain golf yang dibutuhkan.
Performa
Seperti disebutkan di atas, mesin V6 3,0 liter tak hanya menjadikan mobil ini diselamatkan dari tambahan PPnBM, namun berkat tambahan turbocharger, performa mobil ini dapat terdongkrak sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar. Ya, turbocharger memang cara paling popular saat ini untuk dapat menyiasati kebutuhan tenaga maksimal dengan emisi rendah dan efisiensi bahan bakar yang tinggi.
Duduk di balik kemudi, kami masih harus memutar anak kunci untuk menyalakan mesin. Cukup aneh memang, mengingat saat ini, mobil-mobil mewah seharusnya sudah tak perlu menggunakan anak kunci (keyless). Namun pada unit tes S400 L yang dipinjamkan oleh pihak MBI ini, tombol Start/Stop tidak dipasang, sehingga masih harus menggunakan anak kunci.

Saat berkendara di dalam kota dengan mode Eco dan Comfort, terasa sedikit perbedaan antara keduanya. Pada mode Eco respon pedal gas seperti ditahan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar, sedangkan pada mode Comfort respon pedal gas sedikit lebih responsif. Namun jika Anda menginginkan pengendaraan yang agresif silahkan pilih mode Sport, putaran mesin akan meningkat seketika dan respon pedal gas menjadi lebih liar. Demi merasakan sensasi berkendara manual tersedia paddle shift di palang kemudi.
Untuk konsumsi bahan bakar, kami mencatat hasil 6,7 kpl untuk pengendaraan di dalam kota dengan jarak sekitar 95 km dengan metode full to full, sedangkan hasil di MID menunjukkan angka 7,4 kpl. Saat kami ajak berkendara keluar kota dengan rute Jakarta-Bandung, hasil yang kami dapatkan 9,05 kpl dengan total jarak 105 km, sedangkan angka di MID menunjukkan konsumsi BBM 10 kpl. Sebagai informasi, S 400 L Exclusive ini telah dilengkapi dengan Eco Start/Stop yang akan mematikan mesin saat kondisi mobil berhenti saat bertemu dengan kemacetan ataupun berhenti di lampu merah.
Saat kami uji pengereman S 400 L Exclusive yang telah dilengkapi dengan ABS, BA dan Adaptive Brake with Hold Function ini dari kecepatan 60 kpj hingga berhenti total, sedan bongsor ini mampu berhenti dalam waktu 1,9 detik dengan jarak pengereman 13,7 meter. Sedangkan pada kecepatan 80 kpj membutuhkan waktu 2,4 detik dengan jarak 24,7 meter.
Pengendalian
Selayaknya mobil-mobil premium, mereka banyak dipilih oleh konsumen yang senang menggunakan supir pribadi. Sehingga aspek utama pengendaraan mobil ini adalah kenyamanan dan fitur-fitur canggih yang menopang pengendaraan. Suspensi udara AIRMATIC yang menjadi penghubung antara bodi dengan roda mampu memberikan kenyamanan yang maksimal.
Terdapat dua pilihan suspensi pada S-Class ini yaitu mode Comfort dan Sport. Namun pada mode Sport sekalipun, tingkat peredaman suspensinya tetap terasa nyaman. Sedikit sekali terasa perbedaan antara setingan suspensi Comfort dan Sport. Saat bermanuver di kecepatan tinggi sekalipun, mobil ini dengan tenang mengeliminir reaksi bantingan keras. Begitu pun saat kami ajak melintasi jalan rusak yang berlubang, getaran yang diteruskan dapat diredam dengan sangat baik.
Melimpahnya fitur-fitur pada sedan seharga lebih dari Rp 2 milyar ini berimbas pada kenikmatan berkendara dan juga pengendaliannya. Dimulai dari lingkar kemudinya yang telah menganut sistem speed-sensitive power steering sehingga membuat putaran kemudi menyesuaikan dengan kecepatan mobil dan meningkatkan rasa percaya diri pengemudi. Lalu untuk keselamatan tersedia Electronic Stability Program (ESP) yang dikombinasikan dengan Acceleration Skid Control. ESP ini juga memiliki fitur dynamic cornering control system sehingga mampu mencegah terjadinya gejala mobil slip dengan maksimal, terutama saat bermanuver di tikungan dengan kecepatan tinggi.
Saat menjadi pengemudi pun Anda serasa dimanjakan oleh fitur-fitur canggih dari mobil ini. Magic Vision Control memudahkan Anda saat harus membersihkan kaca depan berkat fitur dari Mercedes-Benz yang menyatukan saluran air dengan bilah wiper. Kemudian saat berkendara di malam hari, fitur lampu depan yang sudah mengadopsi LED ditambah dengan Adaptive Main-Beam Assist yang mengatur sendiri lampu jauh saat kondisi jalan kosong, dan secara otomatis pindah saat bertemu dengan kendaraan lain di lawan arah.
Sayangnya badannya yang bongsor dan juga bobotnya yang cukup berat membuat berkendara di dalam kota dengan lalu lintas yang padat terasa cukup menyiksa. Selain harus berhati-hati saat terjebak dengan kemacetan juga karena tubuhnya yang lebar, Anda juga harus waspada saat memakirkan mobil ini. Sepertinya memang mobil ini ditujukan untuk para pengusaha sukses yang tinggal menikmati seluruh fasilitas yang ada di bangku belakang.
Melihat berbagai macam fitur yang dimiliki oleh S400 L Exclusive ini tentu tidak datang dengan banderol harga yang murah juga. Meskipun ini adalah S-Class dengan tipe terbawah dan sudah dirakit secara lokal di pabrik Wanaherang, Bogor namun harganya masih berkisar di angka Rp 2.089 milyar dan belum termasuk pajak. Tapi jika dibandingkan dengan versi CBU, Anda dapat menghemat sekitar Rp 290 juta.
Dengan nilai itu, kami rasa sebanding dengan apa yang Anda dapatkan. S-Class generasi keenam ini tak bisa dipungkiri memberikan layanan kelas satu terutama bagi penumpang belakang. Sementara di bagian pengemudi juga dimanjakan oleh berbagai macam fitur yang memaksimalkan gaya berkendara Anda. Terlebih Mercedes-Benz juga memberikan paket servis yang terintegrasi yang memberikan gratis jasa perbaikan dan perawatan S 400 L Exclusive ini selama tiga tahun pertama tanpa batasan kilometer.
Sayangnya jika dibandingkan dengan kompetitor terdekat dan terkuatnya, BMW Seri-7 harganya jauh lebih murah. Selain itu BMW juga memberikan Seri-7 pilihan bermesin diesel yaitu 730d, sedangkan S-Class belum tersedia varian dengan mesin diesel untuk pasar Tanah Air. Saingan berikutnya datang dari sesama pabrikan Jerman dengan Audi A8, sedangkan dari Jepang di Indonesia tersedia Lexus LS 460. Meski begitu, citra merek Mercedes-Benz di Indonesia tetap menjadi yang terkuat sebagai mobil kelas premium nan mewah.
Verdict
Nama besar Mercedes-Benz di dunia dan juga di Tanah Air telah menjelma sebagai salah satu produsen mobil mewah terbaik. Kini, Mercedes-Benz mulai mempercayakan perakitan S-Class secara lokal di Indonesia. Terbukti kualitas rakitan lokal pun tak kalah bagus dengan yang diimpor secara utuh dari Jerman. Terlebih kompetitor terkuatnya belum tergerak untuk melakukan perakitan lokal untuk model yang sama mewahnya. Dan yang namanya kualitas, selalu berbanding lurus dengan harga, dan S400 L Exclusive rakitan anak bangsa ini masih tetap menjadi yang lebih mahal jika dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya. Hal ini antara lain berkat jaminan kualitas Mercedes-Benz, fitur dan teknologi yang tersemat di dalamnya.
