Kesempatan kali ini kita akan membahas prinsip kerja dari karburator, dimana sebagian orang sudah tahu tentang karburator baik yang digunakan pada mobil atau sepeda motor.
Sebagai komponen pokok, fungsi utama dari karburator adalah untuk mencampur bahan bakar (bensin) dengan udara sebelum campuran tersebut masuk kedalam ruang bakar di dalam silinder.
A. Uap Campuran
Prinsip dasar, bensin cair (sulit meledak) sedangkan Uap bensin (mudah meledak)
Oleh karena itu bensin harus diubah dari bentuk cair menjadi uap.
Lalu bagaimana caranya...?

1. Mengatomisasikan (memecahkan menjadi bagian-bagian yang kecil)
Caranya :
Mengatur datangnya arus udara tegak lurus atas saluran bensin.
2. Menguapkan melalui pemanasan
Caranya :
Memanaskan dasar karburator (manifold)
Apakah Tujuannya?
Agar terjadi pembakaran yang sempurna (terbakar semua)
1. Bagaimanakah perbandingan bahan bakar dan udara tersebut ?
Perbandingan campuran udara & bensin yang ideal (stochiometri) untuk pembakaran di dalam mesin pada suhu & tekanan tertentu adalah :
1:15 ( 1 Bagian bahan bakar berbanding 15 Bagian udara)

2. Apakah yang dimaksud campuran homogen ?
Pembagian yang merata dari bagian-bagian terkecil udara & bagian-bagian terkecil bensin.

KENAPA ?
Karena campuran hanya mendapat kesempatan yang singkat sekali untuk terbakar di dalam ruang bakar (lamanya pembakaran kira-kira 0,001 – 0,002 detik)
3. Antara Output dan Power
Output: Untuk mencapai hasil tenaga yang konstan, maka sluruh bahan bakar harus habis terbakar. Untuk itu diperlukan udara lebih banyak.
Power: Untuk mendapatkan tenaga lebih besar diperlukan bahan bakar yang lebih banyak.


Bagaimana bentuk campuran putaran idle ?
Pada putaran idle, perbandingan campuran bensin & udara 1 : 18 adalah terlalu kurus sehingga tidak didapat putaran yang baik dan mungkin mesin sukar untuk hidup, untuk itu pada putaran idle campuran yang digunakan adalah 1 : 12, hal ini untuk mengatasi gesekan dan momen mesin pada putaran rendah.

Prinsip Dasar Karburator
1. Pada saat kecepatan udara rendah :
Vakum di dalam pipa bahan bakar kecil, sehingga tidak mampu menghisap bahan bakar keluar.
2. Pada saat kecepatan udara tinggi :
Pada kecepatan udara tinggi, maka vakum di dalam pipa bahan bakar besar, sehingga bahan bakar terhisap keluar.
Bagaimana timbulnya aliran udara ?
Gerakan turun naik piston mengakibatkan terjadinya aliran udara di dalam pipa tabung yang menghisap bahan bakar ke dalam ruang silinder

Karburator Dasar

Apa fungsi ruang pelampung ?
Menampung sementara bensin sebelum dialirkan ke saluran-saluran karburator.
Apa fungsi Throttle Butterfly ?
Mengatur besar kecilnya aliran udara yang masuk ke ruang silinder, jadi mengatur jumlah campuran udara & bensin yang masuk .
Perbandingan jumlah bahan bakar dan udara pada kerburator dasar


Pada saat throttle terbuka maka arus udara akan seirama dengan kecepatan mesin, sehingga bensin akan terhisap melalui jet.
Bensin Udara

Kekurangan karburator dasar adalah :
- Tidak menjamin campuran udara dan bensin yang tepat dan tetap.
- Tidak memiliki alat-alat penambahan / pengurangan bahan bakar, untuk keperluan mesin di berbagai kecepatan.
- Tidak ada alat untuk start dalam keadaan dingin.
- Tidak ada alat untuk menambah bensin pada waktu dibutuhkan tenaga.
Bagaimana mendapatkan perbandingan campuran bahan bakar dan udara yang baik dan benar ?

Pemecahan praktis :
1. Mengunakan jet kecil + penggemukan
2. Mengunakan jet besar + pengurusan

Perbaikan campuran harus dilakukan secara otomatis. Untuk itu kita akan menggunakan kemungkinan yang kedua dengan perbaikan secara otomatis.
Cara memperbaiki campuran bahan bakar secara otomatis dengan tabung emulsi dan jet udara (air jet).
Caranya :
Vakum di daerah jet harus dikurangi secara progresip dengan bertambahnya udara yang mengalir di dalam tabung choke.

Beberapa cara mengatur suplay bahan bakar melalui jet yaitu dengan cara memberikan udara ke dalam saluran bahan bakar.

1. Vakum bekerja di atas jet, dan besarnya bensin yang keluar dibatasi oleh jet.
2. Vakum bekerja di atas saluran bensin. Bensin yang keluar lebih banyak.
3. Vakum bekerja di atas jet, tetapi bensin tidak terhisap keluar karena udara yang masuk melalui P banyak.
4. Vakum bekerja di atas saluran bensin, tetapi bensin tidak terhisap keluar karena udara yang masuk melalui P banyak.
5. Vakum bekerja di atas saluran bensin, bensin yang keluar terbatas karena udara yang masuk melalui J kecil. Udara yang masuk dibatasi oleh jet J.
Cara Kerja tabung emulsi pada karburator dasar

Cara kerja :
Dengan menurunnya permukaan bensin di dalam tabung E, maka akan terbuka satu saluran dengan penambahan udara. Campuran menjadi lebih kurus, karena ada penambahan udara. Arus bensin pada diffuser akan menjadi sama seperti arus bensin dengan jet yang lebih kecil.

Pemasangan tabung emulsi pada saluran utama (Main Circuit)

Karburator Dasar + Perbaikan Otomatis + Tabung Emulsi = Main Circuit

Sehingga main Circuit menghasilkan : campuran udara dan bensin yang ekonomis.
Bensin : Udara = 1 : 18

Bagaimana cara mendapatkan arus udara yang cukup tinggi sehingga mendapatkan kevacuman di dalam saluran bahan bakar sehingga dapat menghisap bahan bakar keluar .
Caranya dengan menempatkan venturi


Banyaknya bahan bakar yang keluar tergantung dari besarnya saluran bahan bakar dalam suatu vacum tertentu.
Bagaimana kita dapat mengatur/mengendalikan banyaknya bahan bakar yang keluar dari salurannya ?
Yakni dengan sebuah jet, untuk mengatur banyaknya bahan bakar yang keluar dari salurannya

Untuk arus udara yang sama besarnya maka :
Jet diameter besar maka Memberi arus bensin besar. Jet diameter kecil maka Memberi arus bensin kecil

Jenis-jenis venture
Venture tetap

Kecepatan udara pada venturi tergantung hisapan piston
Venturi-venturi sekunder dapat memperbaiki pengatomisasian bahan bakar melalui gesekan udara
Venture variable

Urutan pembukaan katup gas

Type Karburator Down Draft

Kelebihannya adalah ?
• Mudah menghisap bahan bakar
• Vakum bekerja searah dengan gaya berat.
Udara dan bahan bakar dipengaruhi oleh gaya berat.
Kekurangannya adalah ?
Kebocoran katup jarum mengakibatkan ruang silinder menjadi basah.
Beberapa type karburator jika dilihat dari aliran udaranya

1. Side druft 2. Up stream 3. Down drsuft
Arah aliran udara


Karburator dasar terdiri dari Fungsi
Pelampung memelihara permukaan bensin tetap konstan
Throttle Butterfly mengatur besar kecilnya arus udara
Venturi mempercepat kecepatan arus udara
Diffuser mempercepat kecepatan arus udara
Jet membatasi aliran bahan bakar
Bagaimana pada putaran rendah ?
Jika throttle tertutup maka tidak ada arus udara yang melewati. Dapat menyebabkan mesin tidak bisa
idling.
Oleh karena itu harus dibuat saluran lain !
Idle circuit

Sistem dengan throttle pada posisi tertentu :
Throttle Butterfly pada posisi ini akan tertutup dengan sudut tertentu, maka pemasukan udara adalah melalui suatu saluran khusus dengan baut penyetel bagian atas kanan.
Keuntungan sistem ini adalah :
1. Arus udara lebih terkontrol oleh baut penyetel.
2. Homogen campuran lebih sempurna pada ujung saluran idle.
3. Polusi saat idle berkurang.
Progresif circuit

Untuk apa diperlukan saluran progresif ?
Untuk memberi peralihan yang rata diantara saluran idle dengan saluran utama.
Saluran progresip ini biasanya terdiri dari lubang-lubang atau celah.
Acceleration Circuit /Saluran Akselerasi

> Jumlah udara yang masuk banyak.
> Suplay bahan bakar tertunda.
Akibatnya ?
Campuran menjadi kurus bilamana diameter tabung choke diperlebar.
Campuran perlu digemukkan.

Gambar di atas adalah pompa akselerasi dengan membran, ada juga yang menggunakan pompa akselerasi dengan piston.
Econostat Circuit

Econostat Circuit bekerja pada saat ?
Kecepatan tinggi untuk mencegah kekurangan bahan bakar, dimana bahan bakar dialirkan melalui econostat yang bekerja karena vakum pada ujung saluran.

Power Circuit

Bilakah power Circuit bekerja ?
Pada tanjakan, throttle valve terbuka penuh(pedal gas diinjak penuh). Diperlukan tenaga maksimum, tetapi rpm mesin rendah dan arus udara di dalam karburator juga rendah, bensin yang keluar pada saluran utama kurang. Diperlukan penambahan bensin.

Cara kerja Power Circuit :
Pada saat idle dan kecepatan mesin rata-rata katup penambahan bahan bakar tertutup.
Pada kecepatan rendah dimana throttle terbuka penuh dan rpm mesin rendah, maka vakum juga rendah.
Pegas mendorong katup, saluran tambahan bensin terbuka dan menambah bensin kepada saluran utama di tabung emulsi.
Perlengkapan menghidupkan mesin pada saat dingin.
Apa yang terjadi pada saat mesin dan intake manifold dalam keadaan dingin ?
Bensin berkondensasi (menempel) pada dinding manifold dan silinder.
Untuk itu campuran perlu diperkaya
Kira-kira = bensin 1 : udara 8
Tujuannya adalah :
Memperkaya campuran (mencegah terjadinya campuran kurus) agar mudah terbakar
Caranya adalah :

Choke

Beberapa istilah dalam penyetelan karburator :
1. Positive Throttle Opening (PTO) :
Posisi throttle terbuka sedikit pada waktu choke tertutup.
Gunanya untuk mencapai rpm tertentu guna pemanasan mesin di waktu dingin.
2. Choke Opening After Starting (COAS) :
Posisi katup choke membuka sedikit setelah mesin hidup.
Gunanya mendapatkan udara agar mesin tetap hidup.
3. Normal Idling Position (NIP) :
Posisi katup choke terbuka penuh
Gunanya mencegah campuran yang terlalu gemuk


Mencari penyebab gangguan.

Demikianlah pembahasan tentang prinsip dari karburator yang terdapat pada kendaraan baik mobil maupun sepeda motor semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca
Sumber
Sebagai komponen pokok, fungsi utama dari karburator adalah untuk mencampur bahan bakar (bensin) dengan udara sebelum campuran tersebut masuk kedalam ruang bakar di dalam silinder.
A. Uap Campuran
Prinsip dasar, bensin cair (sulit meledak) sedangkan Uap bensin (mudah meledak)
Oleh karena itu bensin harus diubah dari bentuk cair menjadi uap.
Lalu bagaimana caranya...?

1. Mengatomisasikan (memecahkan menjadi bagian-bagian yang kecil)
Caranya :
Mengatur datangnya arus udara tegak lurus atas saluran bensin.
2. Menguapkan melalui pemanasan
Caranya :
Memanaskan dasar karburator (manifold)
Apakah Tujuannya?
Agar terjadi pembakaran yang sempurna (terbakar semua)
1. Bagaimanakah perbandingan bahan bakar dan udara tersebut ?
Perbandingan campuran udara & bensin yang ideal (stochiometri) untuk pembakaran di dalam mesin pada suhu & tekanan tertentu adalah :
1:15 ( 1 Bagian bahan bakar berbanding 15 Bagian udara)

2. Apakah yang dimaksud campuran homogen ?
Pembagian yang merata dari bagian-bagian terkecil udara & bagian-bagian terkecil bensin.

KENAPA ?
Karena campuran hanya mendapat kesempatan yang singkat sekali untuk terbakar di dalam ruang bakar (lamanya pembakaran kira-kira 0,001 – 0,002 detik)
3. Antara Output dan Power
Output: Untuk mencapai hasil tenaga yang konstan, maka sluruh bahan bakar harus habis terbakar. Untuk itu diperlukan udara lebih banyak.
Power: Untuk mendapatkan tenaga lebih besar diperlukan bahan bakar yang lebih banyak.


Bagaimana bentuk campuran putaran idle ?
Pada putaran idle, perbandingan campuran bensin & udara 1 : 18 adalah terlalu kurus sehingga tidak didapat putaran yang baik dan mungkin mesin sukar untuk hidup, untuk itu pada putaran idle campuran yang digunakan adalah 1 : 12, hal ini untuk mengatasi gesekan dan momen mesin pada putaran rendah.

Prinsip Dasar Karburator
1. Pada saat kecepatan udara rendah :
Vakum di dalam pipa bahan bakar kecil, sehingga tidak mampu menghisap bahan bakar keluar.
2. Pada saat kecepatan udara tinggi :
Pada kecepatan udara tinggi, maka vakum di dalam pipa bahan bakar besar, sehingga bahan bakar terhisap keluar.
Bagaimana timbulnya aliran udara ?
Gerakan turun naik piston mengakibatkan terjadinya aliran udara di dalam pipa tabung yang menghisap bahan bakar ke dalam ruang silinder

Karburator Dasar

Apa fungsi ruang pelampung ?
Menampung sementara bensin sebelum dialirkan ke saluran-saluran karburator.
Apa fungsi Throttle Butterfly ?
Mengatur besar kecilnya aliran udara yang masuk ke ruang silinder, jadi mengatur jumlah campuran udara & bensin yang masuk .
Perbandingan jumlah bahan bakar dan udara pada kerburator dasar


Pada saat throttle terbuka maka arus udara akan seirama dengan kecepatan mesin, sehingga bensin akan terhisap melalui jet.
Bensin Udara

Kekurangan karburator dasar adalah :
- Tidak menjamin campuran udara dan bensin yang tepat dan tetap.
- Tidak memiliki alat-alat penambahan / pengurangan bahan bakar, untuk keperluan mesin di berbagai kecepatan.
- Tidak ada alat untuk start dalam keadaan dingin.
- Tidak ada alat untuk menambah bensin pada waktu dibutuhkan tenaga.
Bagaimana mendapatkan perbandingan campuran bahan bakar dan udara yang baik dan benar ?

Pemecahan praktis :
1. Mengunakan jet kecil + penggemukan
2. Mengunakan jet besar + pengurusan

Perbaikan campuran harus dilakukan secara otomatis. Untuk itu kita akan menggunakan kemungkinan yang kedua dengan perbaikan secara otomatis.
Cara memperbaiki campuran bahan bakar secara otomatis dengan tabung emulsi dan jet udara (air jet).
Caranya :
Vakum di daerah jet harus dikurangi secara progresip dengan bertambahnya udara yang mengalir di dalam tabung choke.

Beberapa cara mengatur suplay bahan bakar melalui jet yaitu dengan cara memberikan udara ke dalam saluran bahan bakar.

1. Vakum bekerja di atas jet, dan besarnya bensin yang keluar dibatasi oleh jet.
2. Vakum bekerja di atas saluran bensin. Bensin yang keluar lebih banyak.
3. Vakum bekerja di atas jet, tetapi bensin tidak terhisap keluar karena udara yang masuk melalui P banyak.
4. Vakum bekerja di atas saluran bensin, tetapi bensin tidak terhisap keluar karena udara yang masuk melalui P banyak.
5. Vakum bekerja di atas saluran bensin, bensin yang keluar terbatas karena udara yang masuk melalui J kecil. Udara yang masuk dibatasi oleh jet J.
Cara Kerja tabung emulsi pada karburator dasar

Cara kerja :
Dengan menurunnya permukaan bensin di dalam tabung E, maka akan terbuka satu saluran dengan penambahan udara. Campuran menjadi lebih kurus, karena ada penambahan udara. Arus bensin pada diffuser akan menjadi sama seperti arus bensin dengan jet yang lebih kecil.

Pemasangan tabung emulsi pada saluran utama (Main Circuit)

Karburator Dasar + Perbaikan Otomatis + Tabung Emulsi = Main Circuit

Sehingga main Circuit menghasilkan : campuran udara dan bensin yang ekonomis.
Bensin : Udara = 1 : 18

Bagaimana cara mendapatkan arus udara yang cukup tinggi sehingga mendapatkan kevacuman di dalam saluran bahan bakar sehingga dapat menghisap bahan bakar keluar .
Caranya dengan menempatkan venturi


Banyaknya bahan bakar yang keluar tergantung dari besarnya saluran bahan bakar dalam suatu vacum tertentu.
Bagaimana kita dapat mengatur/mengendalikan banyaknya bahan bakar yang keluar dari salurannya ?
Yakni dengan sebuah jet, untuk mengatur banyaknya bahan bakar yang keluar dari salurannya

Untuk arus udara yang sama besarnya maka :
Jet diameter besar maka Memberi arus bensin besar. Jet diameter kecil maka Memberi arus bensin kecil

Jenis-jenis venture
Venture tetap

Kecepatan udara pada venturi tergantung hisapan piston
Venturi-venturi sekunder dapat memperbaiki pengatomisasian bahan bakar melalui gesekan udara
Venture variable

Urutan pembukaan katup gas

Type Karburator Down Draft

Kelebihannya adalah ?
• Mudah menghisap bahan bakar
• Vakum bekerja searah dengan gaya berat.
Udara dan bahan bakar dipengaruhi oleh gaya berat.
Kekurangannya adalah ?
Kebocoran katup jarum mengakibatkan ruang silinder menjadi basah.
Beberapa type karburator jika dilihat dari aliran udaranya

1. Side druft 2. Up stream 3. Down drsuft
Arah aliran udara


Karburator dasar terdiri dari Fungsi
Pelampung memelihara permukaan bensin tetap konstan
Throttle Butterfly mengatur besar kecilnya arus udara
Venturi mempercepat kecepatan arus udara
Diffuser mempercepat kecepatan arus udara
Jet membatasi aliran bahan bakar
Bagaimana pada putaran rendah ?
Jika throttle tertutup maka tidak ada arus udara yang melewati. Dapat menyebabkan mesin tidak bisa
idling.
Oleh karena itu harus dibuat saluran lain !
Idle circuit

Sistem dengan throttle pada posisi tertentu :
Throttle Butterfly pada posisi ini akan tertutup dengan sudut tertentu, maka pemasukan udara adalah melalui suatu saluran khusus dengan baut penyetel bagian atas kanan.
Keuntungan sistem ini adalah :
1. Arus udara lebih terkontrol oleh baut penyetel.
2. Homogen campuran lebih sempurna pada ujung saluran idle.
3. Polusi saat idle berkurang.
Progresif circuit

Untuk apa diperlukan saluran progresif ?
Untuk memberi peralihan yang rata diantara saluran idle dengan saluran utama.
Saluran progresip ini biasanya terdiri dari lubang-lubang atau celah.
Acceleration Circuit /Saluran Akselerasi

> Jumlah udara yang masuk banyak.
> Suplay bahan bakar tertunda.
Akibatnya ?
Campuran menjadi kurus bilamana diameter tabung choke diperlebar.
Campuran perlu digemukkan.

Gambar di atas adalah pompa akselerasi dengan membran, ada juga yang menggunakan pompa akselerasi dengan piston.
Econostat Circuit

Econostat Circuit bekerja pada saat ?
Kecepatan tinggi untuk mencegah kekurangan bahan bakar, dimana bahan bakar dialirkan melalui econostat yang bekerja karena vakum pada ujung saluran.

Power Circuit

Bilakah power Circuit bekerja ?
Pada tanjakan, throttle valve terbuka penuh(pedal gas diinjak penuh). Diperlukan tenaga maksimum, tetapi rpm mesin rendah dan arus udara di dalam karburator juga rendah, bensin yang keluar pada saluran utama kurang. Diperlukan penambahan bensin.

Cara kerja Power Circuit :
Pada saat idle dan kecepatan mesin rata-rata katup penambahan bahan bakar tertutup.
Pada kecepatan rendah dimana throttle terbuka penuh dan rpm mesin rendah, maka vakum juga rendah.
Pegas mendorong katup, saluran tambahan bensin terbuka dan menambah bensin kepada saluran utama di tabung emulsi.
Perlengkapan menghidupkan mesin pada saat dingin.
Apa yang terjadi pada saat mesin dan intake manifold dalam keadaan dingin ?
Bensin berkondensasi (menempel) pada dinding manifold dan silinder.
Untuk itu campuran perlu diperkaya
Kira-kira = bensin 1 : udara 8
Tujuannya adalah :
Memperkaya campuran (mencegah terjadinya campuran kurus) agar mudah terbakar
Caranya adalah :

Choke

Beberapa istilah dalam penyetelan karburator :
1. Positive Throttle Opening (PTO) :
Posisi throttle terbuka sedikit pada waktu choke tertutup.
Gunanya untuk mencapai rpm tertentu guna pemanasan mesin di waktu dingin.
2. Choke Opening After Starting (COAS) :
Posisi katup choke membuka sedikit setelah mesin hidup.
Gunanya mendapatkan udara agar mesin tetap hidup.
3. Normal Idling Position (NIP) :
Posisi katup choke terbuka penuh
Gunanya mencegah campuran yang terlalu gemuk


Mencari penyebab gangguan.

Demikianlah pembahasan tentang prinsip dari karburator yang terdapat pada kendaraan baik mobil maupun sepeda motor semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca
Sumber
